DUMAI — Kemarahan warga Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, akhirnya memuncak. Bertahun-tahun persoalan yang diduga melibatkan PT SDS disebut tak kunjung menemukan penyelesaian, membuat masyarakat memilih bersuara lantang di hadapan Komisi III DPRD Kota Dumai.
Pada Selasa (5/5/2026), Komisi III DPRD Dumai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RT 07 Kelurahan Lubuk Gaung setelah menerima laporan langsung dari masyarakat. Sidak tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Dumai, Asrizal bersama jajaran anggota dewan lainnya.
Turut hadir dalam kunjungan itu anggota Komisi III yakni Jufrida, Sutrisno, Luhut Harianja, Suprianto, Ismun, Khairunnas, Orlando Panjaitan, serta Agus Susanto Bakir.
Di lokasi, masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Dumai Peduli Lubuk Gaung menyampaikan berbagai keluhan terkait persoalan yang mereka hadapi dengan PT SDS. Aspirasi warga turut didampingi kuasa masyarakat, Dr. Elvriadi.
Koordinator Solidaritas Rakyat Dumai untuk Lubuk Gaung, Muhammad Aderman atau yang akrab disapa Ade, mengaku bersyukur karena DPRD akhirnya turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan.
“Selama ini masyarakat hanya bisa mengeluh dan menunggu. Hari ini kami merasa suara kami benar-benar didengar. Semoga persoalan antara PT SDS dan masyarakat Sungai Sembilan segera mendapatkan solusi nyata,” ujar Ade.
Suasana sidak berlangsung serius ketika Dr. Elvriadi menyampaikan kritik keras terhadap dugaan ketimpangan antara perusahaan dan masyarakat kecil. Ia menyebut warga selama ini berada di posisi lemah dan terus mengalami tekanan.
“Masyarakat kecil selalu berada di pihak yang dirugikan. Persoalan ini bukan baru terjadi kemarin, tetapi sudah berlangsung lama dan terus berulang,” tegasnya.
Pernyataan itu langsung mendapat perhatian dari jajaran Komisi III DPRD Dumai. Ketua Komisi III, Asrizal, memastikan pihaknya tidak akan membiarkan persoalan tersebut mengendap tanpa penyelesaian.
“Kami akan tindak lanjuti persoalan ini. Semua pihak terkait akan kami undang ke DPRD Dumai agar masalah ini dibahas secara terbuka dan jelas,” katanya.
Nada tegas juga disampaikan anggota DPRD Dumai, Luhut Harianja, yang menegaskan komitmen dewan untuk berada di pihak masyarakat.
“Kami siap memperjuangkan masyarakat,” ujarnya singkat namun penuh penegasan.
Sidak Komisi III DPRD Dumai ini kini menjadi sorotan warga Sungai Sembilan. Masyarakat berharap langkah DPRD tidak berhenti sebatas kunjungan lapangan, melainkan mampu menghadirkan keputusan konkret terhadap konflik berkepanjangan yang selama ini mereka hadapi***MDn
#DPRD Dumai #Dewan Dumai #Komisi III Dumai #PT SDS