WARTARAKYATONLINE- Buana Bhakti, 15 Agustus 2025 – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan obat kini semakin ditingkatkan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-MAs) kelompok 103 hadir di tengah ibu-ibu wirid Desa Buana Bhakti dengan penyuluhan bertema “DAGUSIBU: Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Baik.”
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Dian itu dipandu langsung oleh Dila, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau. Ia menjelaskan bahwa obat yang digunakan sehari-hari bukan hanya sekadar penawar penyakit, tetapi bisa menjadi ancaman jika salah dalam pengelolaannya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin para ibu rumah tangga menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan memahami DAGUSIBU, obat bukan lagi menimbulkan risiko, melainkan benar-benar membawa manfaat,” tegas Dila.
Dalam pemaparan, Dila menekankan empat pilar utama DAGUSIBU, yakni:
Dapatkan obat hanya dari sumber resmi agar aman dan berkualitas.
Gunakan obat sesuai dosis serta anjuran tenaga kesehatan.
Simpan obat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Buang obat rusak atau kadaluarsa dengan cara yang tepat, agar tidak mencemari lingkungan.
Suasana penyuluhan berjalan hangat dan penuh antusiasme. Para ibu wirid aktif bertanya mengenai obat-obatan sehari-hari seperti obat demam, batuk, hingga vitamin. Bahkan muncul pertanyaan khusus mengenai cara aman membuang obat sirup dan tablet yang kadaluarsa.
Untuk memperkuat pesan edukasi, mahasiswa KKN-MAs juga membagikan leaflet praktis tentang DAGUSIBU agar para ibu bisa terus mengingat dan menerapkan di rumah.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. “Penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Kadang kami ragu bagaimana cara menyimpan obat atau membuang yang sudah rusak. Dengan adanya penjelasan ini, kami jadi lebih paham,” ujar salah seorang ibu peserta.
Penyuluhan DAGUSIBU ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa KKN-MAs kelompok 103 dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Lebih dari sekadar program kerja, kegiatan ini menjadi investasi jangka panjang bagi ketahanan kesehatan keluarga di Buana Bhakti.***MDN
#Desa Buana Bhakti #KKN 2025