WARTARAKYATONLINE- Kampar, Situasi genting meletus di Desa Kapau Jaya, Kabupaten Kampar. Seorang perwira TNI AD, Letnan Dua (Letda) Inf Sukarno, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok preman bayaran. Tidak hanya dipukuli, korban juga diancam akan dibunuh di lokasi kejadian.
Informasi lapangan menyebutkan, aksi pengecut tersebut diduga kuat berkaitan dengan manuver seorang pengusaha kontroversial asal Medan, Surianto Widjaja alias Ayau, yang dikenal sebagai bos PT. SAL. Ayau dituding sebagai otak di balik serangan, lantaran tak terima lahannya disita negara melalui Satgas PKH beberapa bulan lalu.
“Letda Sukarno diserang secara membabi buta. Para pelaku membawa senjata tajam seperti golok dan samurai. Untung saja nyawa beliau masih selamat,” ungkap seorang saksi mata.
Peristiwa ini langsung memicu kecaman luas dari masyarakat. Mereka menilai tindakan pengeroyokan terhadap seorang prajurit TNI bukan hanya kejahatan kriminal biasa, tetapi juga pelecehan hukum dan penghinaan terhadap institusi negara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi. Namun, desakan agar kasus ini segera diusut tuntas semakin menguat. Warga menuntut agar dalang di balik peristiwa tersebut, termasuk Ayau, diperiksa dan diproses hukum tanpa pandang bulu.
“Ini bukan lagi soal pribadi, tapi menyangkut wibawa negara. Kalau aparat TNI saja bisa dikeroyok preman suruhan pengusaha, bagaimana nasib rakyat kecil?” tegas seorang tokoh masyarakat Kapau Jaya.
Kasus ini diperkirakan akan menyeret banyak pihak, mengingat konflik agraria antara masyarakat dengan PT. SAL telah lama menjadi bara yang belum padam.***mdn
#Tangkap BOS Ayau #Premanisne Bayaran Ayau